Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan
Selasa, 12 November 2013
Kamis, 10 Januari 2013
Ekonomi & Bisnis : Saham Facebook merosot, Zuckenberg buat terobosan di Facebook
Wallstreet, Mikiran
Yayat
Nilai saham Facebook di
bursa saham yang terus morosot membuat Mark Zuckenberg sang pendiri
Facebook mengambil ancang-ancang untuk membuat terobosan baru. Tren
merosotnya nilai saham Facebook mulai terasa sejak biaya operasional
perusahaan yang terus membengkak tajam. Akibatnya Facebook mulai
kehilangan sentimen positif pasar. Sentimen negatif mulai menyerang
nilai saham facebook di lantai bursa dan tak kuasa dibendung meski
lantai bursa selalu di pel pake rakbol. Hal ini menimbulkan sentimen
negatif karena asup ka lantai bursa rarasaan bauna teu beda
jeung asup ka rumah sakit. Selain itu sentimen negatif pun kini
semakin marak mengisi status-status di Facebook. Mulai dari sentimen
negatif nu parebut kabogoh, sentimen ka nu nagih hutang,
sentimen ka nu meuli kongkorong emas anyar, sentimen ka
supir angkot, hingga yang sentimen ka jelema jamedud haseum
najan teu wawuh, semua ditulis di status Facebook. Belum lagi
sentimen negatif yang berakibat perang status seperti yang terjadi
antara Ceu Enur penjual jengkol yang sentimen pada Ceu Iis penjual
muncang. Keduanya punya jongko berhadap-hadapan di pasar
Ciroyom. Ceu Enur sentimen sama Ceu Iis karena melihat Ceu Iis pakai
sedow terlalu tebal. Sedangkan Ceu Iis sentimen sama Ceu Enur
melihat Ceu Enur pakai lipen terlalu beureum euceuy.
Akibatnya sudah hampir sebulan ini status facebook keduanya tak
pernah lepas dari soal sedow jeung lipen. Karena Ceu Enur dan
Ceu Iis sudah terkenal sebagai sosialita pasar Ciroyom yang punya
banyak pelanggan dan kuota teman Facebooknya sudah full,
akibatnya setiap status mereka selalu ditanggapi komentar yang
mengular.
Sentimen negatif pasar
ini juga disadari oleh Zuckenberg , terutama sentimen negatif yang
datang dari pasar Ciroyom. “Saya juga heran kenapa pengguna
Facebook loba nu teu kaopan”, ujar Zukenberg. ” Cik atuh
pira oge urusan lipen jeung sedow mah ulah nepi kudu rame perang
status di Facebook. Kapasitas hardisk di Facebook kuring beak
gara-gara urusan tukang jengkol jeung tukang muncang”, kata
Mark Zukenberg kepada wartawan Mikiran Yayat saat bertemu di toko
komputer segitiga emas Cicadas untuk membeli hardisk baru. Zuckenberg
juga berpesan kepada pengguna Facebook untuk berhemat membuat status.
“Mun bisa mah kalau bikin status sentimen teh pilih-pilih ka nu
wawuh hungkul. Sanajan sentimen ka jelema nu beungeutna haseum tapi
mun teu wawuh mah teu kudu ditulis di status Facebook atuh”,
pesan Zukenberg. “Kuring oge sentimen ka Engko Ateuw nu boga
toko komputer ieu, sabab tara mere kasbon. Tapi kuring teu pernah
nyieun status sentimen sabab ka Ko Ateuw mah teu wawuh. Kuring mah
sentimenna ka si Entis nu osok ngaladangan kuring bari beungeutna
haseum.” lanjut Zukenberg lagi, sambil nulis di status
Facebooknya “Entis, eta beungeut atawa kadongdong buruk..? ”.
Turunnya popularitas
Facebook ditenggarai punya andil atas jatuhnya nilai saham. Facebook
pun sudah punya pesaing jejaring sosial lokal yang mulai populer,
diantaranya “Asawawuh.com”. Asawawuh.com cepat populer karena di
Asawawuh tidak perlu mengirim permintaan berteman. Siapapun yang asa
wawuh teu kudu asa-asa mun hayang wawuh pasti diwawuhkeun.
Menyadari popularitas Facebook menurun, Zuckenberg menyiapkan
segudang terobosan baru di Facebook. Selain fasilitas permintaan
berteman, kini Facebook akan dilengkapi dengan fasilitas permintaan
bertengkar. “Jadi bukan cuma yang ingin berteman, yang ingin
bertengkar pun sekarang bisa menggunakan Facebook”, jelas
Zuckenberg. “Jika anda ingin bertengkar dengan seseorang, silahkan
kirim saja permintaan bertengkar. Setelah permintaan bertengkar
diterima, sok rek pasea sawaregna oge derrr weeh..”, lanjut
Zuckenberg lagi.
Ternyata fasilitas
permintaan bertengkar ini banyak dirasakan manfaatnya bukan cuma sama
Ceu Enur tukang jengkol dan Ceu Iis tukang muncang saja. Presiden
Iran, Mahmoud Ahmadinejad pun mengaku terbantu dengan fasilitas ini.
“ Saya ngirim permintaan bertengkar kepada Perdana menteri
Israel Benjamin Netanyahu. Daripada cape-cape perang nuklir, ngarusak
jeung meakeun duit mending perang di Facebook, lebih murah meriah
jeung teu nyieun korban jiwa”, terang Ahmadinejad. Mengenai isi
pertengkarannya, Ahmadinejad menjawab ;”Ya sebagaimana
pertengkaran biasa saja. Saya bilang ke Netanyahu : irung maneh siga
cau Ambon.. Terus dijawab Netanyahu : janggot maneh siga sayang
rambat lancah.. Terus saya balas lagi : biwir maneh siga tutup
radiator… Terus dia pun membalas lagi. Sampai sekarang pertengkaran
masih berlangsung sengit “, jawab Ahmadinedjad. Kabarnya sudah
banyak yang mengirim permintaan bertengkar ke Netanyahu. Selain
Ahmadinejad, dikabarkan Mahmoud Abbas – Presiden Palestina, Kim
jong Un – Pemimpin Korea Utara, Hugo Chavez – Presiden Venezuela,
Abubakar Baasyir, Mike Tyson, Daud Jordan, Elias Pical, AA Boxer,
Steven Seagal, Chuck Norris, Kevin Sorbo, Lorenzo Lamas, Michael
Dudikoff, Udin petir – jeger cicadas, Wawan Semar – jeger
Cigondewah, Ridwan Ocoy – calo terminal Malangbong, semuanya sudah
mengirim permintaan bertengkar pada Netanyahu.
Selasa, 29 Maret 2011
Ekonomi : Meski harga kopi melambung, kopi luwak tetap diminati warga Jerman
Dusseldorf- Mikiran Yayat
Curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini membuat produktivitas kopi terhambat. Pasokan kopi dari petani kopi turut tersendat. Akibatnya harga kopi di pasaran semakin melambung tinggi. Berkurangnya pasokan kopi dirasakan juga akibatnya oleh para produsen kopi luwak. Kopi yang dihasilkan dari fermentasi biji kopi yang dimakan dan melewati pencernaan luwak ini semakin langka didapatkan di pasaran. Salah seorang produsen kopi luwak - Icuk Sujatmiko- mengeluhkan kondisi tersebut. “ Kopi luwak sedang langka di pasaran karena kopi yang jadi kadaharan luwak sedang susah didapat..” ujar pria yang menekuni bisnis kopi turun temurun dari keluarga ini. Sempat terpikir oleh Icuk untuk mensiasati mengganti makanan luwak dari biji kopi menjadi biji nangka. Namun niat itu diurungkan karena ternyata tidak semua yang keluar dari bujur luwak itu akan otomatis menjadi kopi. “ Setelah saya coba kasih siki nangka ternyata yang keluar tetap siki nangka. Dikasih siki kadongdong yang keluar tetap siki kadongdong. Yang agak mengherankan adalah ketika luwak dikasih makan suuk ternyata yang keluar seperti bumbu lotek, namun aromanya tercium lebih hangit..” tambahnya. Disamping itu Icuk tidak mau menghancurkan kredibilitas bisnisnya yang sudah dikenal sebagai produsen kopi berkwalitet hingga ke mancanegara sampai ke Mancagahar. Bahkan dia mengaku nama Icuk Sujatmiko yang diberikan orang tuanya itupun mempunyai kaitan erat dengan kopi. “ Nama Icuk Sujatmiko itu kependekan dari Icuk-icuk SUdah ngoreJAT MInum KOpi..” akunya. Mengenai kelangkaan kopi luwak di pasaran yang merepotkan bagi kalangan penikmat kopi, Icuk memberi saran ; “Jangan nyari kopi luwak di pasaran. Karena Pasaran mah paragi ngagotong mayit. Carilah kopi di warung kopi terdekat di lembur anda..” sarannya.
Kelangkaan kopi luwak dirasakan juga imbasnya ke negeri Jerman yang dikenal sebagai penggila kopi. Lukas Podolski, seorang warga Jerman pemain sepakbola terkemuka yang menjadi andalan tim nasional Jerman turut merasakan kesulitan tersebut. Podolski merupakan salah satu partner bisnis Icuk Sujatmiko yang membuka cabang sendiri di Jerman. “ Untuk bekal di hari tua maka saya menggeluti bisnis ini.” terang Podolski kepada wartawan Mikiran Yayat disela-sela launching brand kopi luwak miliknya di stadion ‘Sich Jalachktung Harupachtung’ - Berlin, yang berjarak sekitar dua tololeun hulu dari gerbang tembok Berlin. “ Pernah saya mencoba bisnis maklun kaos dan sablon berpartner dengan teman saya di Jalan Suci Bandung, namun gagal karena saya kurang ahli dalam ngagesut lekel sablon. Akhirnya saya mencoba menggeluti bisnis kopi ini, ternyata hasilnya sangat menjangjikan..” ujar Podolski. “ Menjangjikan teu puguh a-ambeuan kanu irung..” lanjutnya sambil mencet liang irung.
Tak ingin masalah kelangkaan kopi luwak ini berlanjut, Podolski mencari cara agar produksi kopi luwak tetap berjalan stabil. Ia berpendapat pola petani kopi di Indonesia perlu di modernisasi dengan sentuhan teknologi. “Perlu dibuat sistem untuk menjaga pasokan kopi luwak tetap terjaga dengan baik. Saya sudah menemukan metode agar luwak produktif menghasilkan kopi.” Podolski menambahkan ia menggunakan metoda ngawewelkeun kopi ka mulut luwak. “Daek teu daek dahar, wewelkeun weh.. Setelah itu kasih obat pencahar Dulcolax, dijamin biji kopi langsung kaluar setengah asak..” lanjutnya. Kabarnya Podolski telah mempatenkan sistem penemuannya itu dengan nama paten 'W&P system' atau 'Wewelskeun & Podolskeun system’.
Langganan:
Postingan (Atom)




